Menghasilkan Uang Dari Transaksi Forex

Jika seorang investor melihat harga tanah di suatu tempat sangat murah sementara itu ia tahu beberapa tahun lagi akan dibangun proyek yang akan meningkatkan harga tanah di daerah tersebut, maka ia tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk membeli tanah tersebut. Bukan untuk dimiliki sendiri melainkan untuk dijual kembali saat harganya benar-benar naik, dengan demikian ia memperoleh keuntungan yang lumayan.


//

Demikian juga dalam bursa forex, anda membeli dan menjual mata uang dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dari perbedaan harga. Dengan adanya fluktuasi nilai mata uang anda berharap dapat membeli mata uang pada harga yang rendah dan menjualnya kembali saat harganya meningkat. Atau sebaliknya anda menjual suatu mata uang tertentu dengan harapan akan membelinya kembali saat nilainya turun. Ini sangat dimungkinkan dalam forex karena mata uang ditransaksikan berpasangan. Jadi jika kita mengambil posisi ‘sell’ EUR/USD itu sama artinya dengan mengambil posisi ‘buy’ USD/EUR.

Contoh:
Anda membeli 1 lot euro atau 100.000 euro pada harga 1.3425 ($134,250). Ternyata keesokan hari nilai kurs EUR/USD meningkat menjadi 1.3460 dan anda memutuskan untuk menjual kembali 1 lot euro yang anda beli sebelumnya. Dari penjualan 1 lot euro pada kurs 1.3460 anda memperoleh $134,600, keuntungan yang anda peroleh dari transaksi tersebut adalah $134,600 – $134,250 atau sebesar $350. Atau suatu ketika anda melihat EUR/USD sedang bergerak turun, lalu anda mengambil posisi ‘sell’ 1 lot di 1.3485, nilai tansaksi $134,850. Dan ketika EUR/USD benar-benar turun anda menutup transaksi di posisi 1.3462 dengan nilai transaksi $134,620. Keuntungan yang anda 12 peroleh pada transaksi ini adalah $134,850 – $134,620 atau $230.

PIP
Pergerakan harga mata uang dihitung dalam pip (price increment point). Fluktuasi mata uang harian biasanya berkisar beberapa puluh pip sampai sekitar seratus pip lebih. Memang ini juga bergantung pada pasangan mata uangnya. Untuk GBP/JPY atau GBP/CHF mungkin pergerakannya beerkisar antara 200 – 400 pip dalam sehari. Itu berarti fluktuasi pergerakan mata uang rata-rata kurang dari 2%. Dari fluktuasi yang tidak sampai 2% itu potensi profit yang bisa diperoleh tidak sampai setengahnya, atau kurang dari 1%.

Pergerakan dan profit sekecil itu hanya bisa berarti apabila transaksi dilakukan dalam volume yang besar. Jadi, dalam contoh transaksi ‘buy’ di atas pergerakan dari 1.3425 ke 1.3460 sebenarnya ‘hanya’ 35 pip. Akan tetapi karena volume transaksinya cukup besar (1 lot = 100,000 unit) maka nilai 1 pip untuk transaksi tersebut menjadi besar ($10) dan profit yang diperoleh juga menjadi besar ($350). Besarnya nilai setiap pip bergantung pada dua hal: volume transaksi dan nilai counter-currency. Untuk mata uang EUR/USD, countercurrency adalah USD. Maka nilai 1 pip adalah 0.0001 USD x volume transaksi. Dengan demikian untuk 1 lot EUR/USD nilai 1 pip adalah 0.0001 USD x 100,000 atau 10 USD.

Bagaimana kalau counter-currency bukan USD? Misalnya 1 lot USD/CHF… Dalam hal ini counter-currency adalah CHF maka nilai 1 pip adalah 0.0001 CHF x 100,000 atau 10 CHF. Masalahnya, account kita umumnya dalam bentuk USD maka nilai 1 pip yang 10 CHF ini harus dikonversikan dulu ke USD. Dan ini tidak fix, bisa berubah-ubah tergantung pada nilai kurs USD/CHF saat itu. Jika kurs USD/CHF saat ini adalah 1.1280 maka nilai 1 pip dari 1 lot USD/CHF = 10 / 1.1280 atau 8.87 USD.

Posted on Januari 2, 2013, in Forex and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: